Aku bertanya kepada seorang anak yang sedang berjalan sambil membawa lilin, "Dari mana cahaya itu berasal ? Tiba-tiba ia meniupnya lalu berkata,"Katakan kepadaku kemana perginya, maka aku akan mengatakan kepadamu dari mana asalnya."

Tsabit bin Qurrah, Ahli Geometri Dan Astronomi

Tsabit bin Qurrah, Ahli Geometri Dan Astronomi




 

Tsabit bin Qurrah, ahli geometri dan astronomi dan juga seorang filsuf ini terkenal sebagai penyempurna karya-karya al-Khawarizmi.

Nama lengkapnya adalah Abu’l Hasan Tsabit bin Qurra’ bin Marwan al-Sabi al-Harrani (826 – 18 februari 901). Di Eropa, dia dikenal dengan nama Thebit. Thabit lahir pada tahun 833 M di kota Harran, Turki. Tsabit adalah teman Muhammad ibn Musa ibn Shakir saat menempuh pendidikan di Darul Hikmah, sebuah lembaga pendidikan yang didirikan oleh khalifah Ma’mun ar Rasyid. Ia meninggal pada tahun 911 M.

Tsabit adalah seorang ilmuwan hebat. Beliau telah menulis sebanyak 150 buku dalam berbagai disiplin ilmu. Beliau juga banyak menterjemahkan buku-buku matematik dan astronomi dari bahasa latin ke dalam bahasa Arab.
Dalam bidang matematika, ia mengemukakan konsep bilangan irasional. Bilangan irasional adalah bilangan yang tidak dapat dinyatakan dalam bentuk pecahan dua bilangan bulat. Ia juga telah mampu memecahkan banyak persoalan matematika, khususnya persamaan pangkat tiga. Para ilmuwan kagum dengan kecerdasan Tsabit bin Qurrah.
Beliau membahas sejumlah persamaan kuadrat, persamaan pangkat tiga, dan beberapa pendalaman rumus untuk kalkulus integral. Dalam bidang geometri, ia membahas beberapa teori parabola. Bahkan, ia sudah menggunakan hitungan integral untuk mengetahui sebuah bidang dari parabola. Kajiannya tentang parabola, ia tuangkan dalam buku yang berjudul QUADRATURE of PARABOLA.

Selain pakar dalam matematika, ia juga seorang ahli astronomi. Tsabit pernah menjadi ilmuwan di Pusat Penelitian Astronomi di Baghdad, Irak. Tsabit bin Qurah meneliti gerakan sejumlah bintang yang mempengaruhi terjadinya siklus gelombang bumi setiap 26 tahun. Perhitungan itu disebut HISAABUL I’TIDAIN.

Beliau pernah mengemukakan teori tentang hubungan revolusi bumi dengan musim bunga dan musim gugur.
Tsabit juga pernah berhasil mengukur luas bumi dengan garis bujur dan garis lintang secara teliti. Ini memberikan kontribusi yang sangat besar pada bidang pelayaran di masa itu.

Pesan beliau, “Rehatnya tubuh ada dalam sedikitnya makanan, rehatnya hati ada di dalam sedikitnya perilaku dosa, dan rehatnya lisan ada di dalam sedikitnya bicara. Dosa itu ibarat racun dalam hati. Jika tidak merusaknya, pasti racun itu melemahkannya.”

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

Jawab Pertanyaan Ini :

Sufistik © 2017 All Rights Reserved

Perjalanan Ruhani Menuju Ilahi

Designed by wpshower

Powered by WordPress

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better