Aku bertanya kepada seorang anak yang sedang berjalan sambil membawa lilin, "Dari mana cahaya itu berasal ? Tiba-tiba ia meniupnya lalu berkata,"Katakan kepadaku kemana perginya, maka aku akan mengatakan kepadamu dari mana asalnya."

Mengapa Rasulullah Melarang Mencabut Uban?

Mengapa Rasulullah Melarang Mencabut Uban?




 

Di zaman yang serba canggih dan kaya teknologi sekarang ini , kita kadang belum menyadari kebenaran menurut ilmu pengetahuan tentang apapun yang diperintah maupun yang dilarang oleh Rasulullah.Seperti larangan dari Rasulullah tentang minum sambil berdiri, larangan kencing sambil berdiri dan khususnya yang akan kita bahas pada artikel kali ini yaitu mengapa Rasulullah melarang mencabut uban? Apa sebenarnya alasan dibalik larangan mencabut uban? Apakah ada keistimewaan yang tersimpan disetiap helai uban? Berikut akan terjawab mengapa Rasulullah melarang mencabut uban?

Alasan Mengapa Rasulullah Melarang Mencabut Uban

Hadist dari ‘Abdullah bin Umar’, Rasulullah SAW bersabda, Uban adalah cahaya bagi seorang mukmin. Tidaklah seseorang beruban walaupun sehelai dalam Islam melainkan setiap ubannya akan dihitung sebagai suatu kebaikan dan akan meninggikan derajatnya”, (HR. Al Baihaqi dalam Syu’abul Iman. Syaikh Al Albani dalam Al Jami’ Ash Shogir mengatakan bahwa hadist ini hasan)

Muhammad bin Hibban At Tamimi rahimahullah, yang lebih dikenal dengan Ibnu Hibban, dalam kitab Shahihnya menyebutkan pembahasan “Hadist yang menceritakan bahwa Allah akan mencatat kebaikan dan menghapuskan kesalahan serta akan meninggikan derajat seorang muslim karena uban yang dia jaga di dunia”.

Lalu Ibnu Hibban membawakan hadist berikut. Dari Abu Hurairah, Rasulullah SAW bersabda, “Janganlah mencabut uban karena uban adalah cahaya pada hari kiamat nanti. Siapa saja yang beruban dalam islam walaupun sehelai, maka dengan uban itu akan dicatat baginya satu kebaikan, dengan uban itu akan dihapuskan satu kesalahan, juga dengannya akan ditinggikan saty derajat,” (HR. Ibnu Hibban dalam Shahihnya. Syaikh Syu’aib Al Arnauth mengatakan bahwa sanad hadist ini hasan).

Bukti Ilmiah Larangan Mencabut Uban

Nah, di tahun 2012, Ismael Galvan dari Museo Nacional de Ciencias Naturales, Spanyol melakukan study, tentang uban. Dari hasil para peneliti itu, ternyata uban merupakan tanda anda akan memiliki hidup panjang dan sehat. Namun kabar buruk bagi anda yang memiliki rambut merah, karena ini terkait tingkat yang lebih tinggi untuk mengidap kanker.

“Pada manusia, melanin kulit, rambut dan bulu merupakan jenis yang sama. Hal ini membatasi pengetahuan pada konsekuensi fisiologi pigmentasi”, kata Galvan.

Uban menandakan absennya melanin. Artinya, uban merupakan tanda hidup yang sehat. “Jauh dari tanda terkait penuaan, uban mengindikasikan kondisi yang baik,” pungkasnya. Jadi, anda sudah beruban?

 

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

Jawab Pertanyaan Ini :

Sufistik © 2017 All Rights Reserved

Perjalanan Ruhani Menuju Ilahi

Designed by wpshower

Powered by WordPress

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better