Aku bertanya kepada seorang anak yang sedang berjalan sambil membawa lilin, "Dari mana cahaya itu berasal ? Tiba-tiba ia meniupnya lalu berkata,"Katakan kepadaku kemana perginya, maka aku akan mengatakan kepadamu dari mana asalnya."

Bisakah Merubah Takdir ?

Bisakah Merubah Takdir ?




 

“Semangat yang besar itu tidak dapat menembus kepastian yang telah ditetapkan oleh Allah”. (Syaikh Ibnu ‘Athoi’Illah)

Bisakah merubah takdir ? Penjelasan dalam kitab Matnul Hikam oleh Syaikh Ibnu ‘Atho’Illah berikut ini dijelaskan bahwa sebenarnya ketentuan Allah atas hamba-Nya sudah digariskan dan menjadi ketetapan.Meskipun dalam kitab-kitab lain masih banyak perbedaan pendapat tentang hal ini.

Bahagia dan celaka, adalah dua macam takdir manusia yang sudah ditentukan oleh Allah sejak manusia masih dalam kandungan.Dan sesungguhnya, manusia tidak dapat merubah takdir atau ketentuan tersebut, walau dengan kekuatan atau semangat yang menyala-nyala sekalipun.

Dalam sebuah Hadist Rasulullah yang diriwayatkan oleh Bukhari, di situ dijelaskan bahwa setiap orang itu dikumpulkan pembentukannya di dalam rahim ibunya dalam waktu 40 hari berupa nuthfah, kemudian menjadi segumpal darah selama 40 hari juga, kemudian menjadi sekerat daging juga dalam waktu 40 hari. Setelah itu diutuslah kepadanya Malaikat untuk meniupkan ruh kepadanya dan menetapkan 4 perkara, yakni: rezekinya, ajal atau umurnya, amal perbuatannya dan celaka atau bahagia.

Dengan ketentuan di atas hendaknya seseorang yang akan berma’rifat kepada Allah mau menerima ketentuan tersebut dengan sabar dan tawakal.

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

Jawab Pertanyaan Ini :

Sufistik © 2018 All Rights Reserved

Perjalanan Ruhani Menuju Ilahi

Designed by wpshower

Powered by WordPress

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better