Aku bertanya kepada seorang anak yang sedang berjalan sambil membawa lilin, "Dari mana cahaya itu berasal ? Tiba-tiba ia meniupnya lalu berkata,"Katakan kepadaku kemana perginya, maka aku akan mengatakan kepadamu dari mana asalnya."

Bagaimana Mengambil Hikmah Dari Setiap Kejadian

Bagaimana Mengambil Hikmah Dari Setiap Kejadian




 

“Barangsiapa yang diperkenankan Allah tentang i’tibar (memperhatikan sesuatu untuk diambil hikmahnya), maka ibaratnya dapat diterima oleh manusia, serta jelaslah (petunjuk) mereka”. (Syaikh Ibnu ‘Athoi’Illah)

Bagaimana Mengambil Hikmah Dari Setiap Kejadian

Telah diterangkan di atas tadi, bahwa tidak semua orang dapat mengambil hikmah atau i’tibar dari setiap kejadian dan peristiwa. Hanya mereka yang dikehendaki Allah sajalah yang dapat menerima ta’bir untuk kemudian diambil i’tibarnya.
Bagaimana mengambil hikmah dari setiap kejadian ? Adalah besar sekali keuntungannya bagi orang-orang yang telah dapat mengambil hikmah atau i’tibar, baik dari peristiwa-peristiwa yang telah terjadi maupun dari keadaan suatu benda, karena dengan i’tibar itu mereka dapat lebih mendekatkan diri kepada Dzat Yang Telah Menciptakannya dan juga dapat mengoreksi diri dari kesalahan-kesalahan yang telah diperbuatnya agar tidak terulang kembali.

Ada banyak sekali himbauan Allah kepada hamba-Nya tentang bagaimana mengambil hikmah dari setiap kejadian. Diantaranya terdapat dalam :

1. Surat Ali Imron ayat 13 yang artinya :

“Sesungguhnya dalam peristiwa itu merupakan pelajaran bagi mereka yang mempunyai pandangan”.

2. Surat Ar-Ruum ayat 41 yang artinya :
“Telah tampak kerusakan di darat dan di laut disebabkan karena perbuatan tangan manusia, supaya Allah merasakan kepada mereka sebagian dari (akibat) perbuatan mereka, agar mereka kembali (ke jalan yang benar)”.

3. Surat Yusuf ayat 11 yang artinya :
“Sesungguhnya dalam kisah-kisah mereka ada pelajaran buat orang yang mempunyai akal”.

4. Surat An-Nur ayat 44 yang artinya :
“Allah mempergantikan malam dan siang, sesungguhnya dalam (peristiwa) itu ada pelajaran utama bagi mereka yang mempunyai pandangan”.

5. Surat An-Naaziaat ayat 26 yang artinya :
“Sesungguhnya pada (peristiwa) yang sedemikian itu ada pelajaran bagi orang yang takut (pada Allah)”.

6. Surat Al-Mu’minun ayat 21 yang artinya :
“Dan sesungguhnya dalam binatang ternak ada pelajaran utama bagimu”.

Dengan demikian telah jelas bagi kita, bahwa tidak hanya dari sebuah peristiwa atau kejadian saja kita bisa mengambil (mendapat) i’tibar, tapi juga bisa dari terciptanya suatu benda, baik tumbuhan, hewan, atau benda-benda lain yang ada di alam ini. Dan yang demikian ini tidak lain adalah menunjukkan kekuasaan dan kebesaran Allah S.W.T.

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

Jawab Pertanyaan Ini :

Sufistik © 2018 All Rights Reserved

Perjalanan Ruhani Menuju Ilahi

Designed by wpshower

Powered by WordPress

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better