Aku bertanya kepada seorang anak yang sedang berjalan sambil membawa lilin, "Dari mana cahaya itu berasal ? Tiba-tiba ia meniupnya lalu berkata,"Katakan kepadaku kemana perginya, maka aku akan mengatakan kepadamu dari mana asalnya."

Al Battani, Ahli Astronomi Dan Matematikawan Hebat

Al Battani, Ahli Astronomi Dan Matematikawan Hebat




 

Al Battani, ahli astronomi dan matematikawan hebat, yang telah diakui dunia. Dia menghasilkan sejumlah penemuan penting dalam astronomi, yang nerupakan hasil dari pemikirannya selama 42 tahun. Salah satu penemuannya yang terkenal adalah tentang penentuan tahun matahari sebagai 365 hari, 5 jam, 46 menit, dan 24 detik. Al-Battani juga menemukan sejumlah persamaan trigonometri.

Nama lengkapnya adalah Abu Abdullah Muhammad ibn Jabir ibn Sinan ar-Raqqi al-Barrani al-Sabi al-Battani. Al-Battani lahir di Harran, Turki pada tahun 850 M. Al-Battani pertama kali dididik oleh ayahnya Jabir Ibnu Sin’an al-Battani yang juga seorang ilmuwan terkenal. Dia kemudian dipindahkan ke Raqqa, terkenal di tepi sungai Efrat, dimana ia menerima pendidikan lanjutan. Pada akhir abad ke-9, ia pindah ke Samara. Ia meninggal pada tahun 923 M.

Selama 42 tahun, al-Battani menghabiskan waktunya untuk mengamati masalah astronomi dan menyusun buku yang dikenal sebagai Kitab al-Zij (Kitab Astronomi). Selain kitab itu, al-Battani juga menulis banyak buku tentang astronomi dan trigonometri.

Al-Battani menemukan sudut kemiringan ekliptik. Kemiringan ekliptik adalah kemiringan poros bumi terhadap garis vertikal gerak lurus, ia menghitung kemiringan ekliptik 23 derajat dan 35 menit, sanagt dekat dengan perhitungan modern yaitu 23 derajat, 27 menit, dan 8,26 detik.

Al-Battani memperkirakan lamanya satu tahun adalah 365 hari, 5 jam, 48 menit, dan 24 detik. Ia menghitung berdasarkan lama perputaran bumi terhadap matahari. Di dalam bukunya, al-Battani menjelaskan teorinya tentang gerak matahari, bulan, dan lima planet yang dikenal dengan nama Merkurius, Venus, Mars, Jupiter, dan Saturnus. Dia juga menentukan orbit planet-planet tersebut dalam mengelilingi matahari. Dia juga membuat katalog daftar bintang-bintang di angkasa.

Al-Battani memperbaiki ilmu hisab, terutama teori tentang orbit bulan dan planet-planet. Kemudian dia mengajukan teori baru untuk menentukan kondisi bulan sabit (hilal). Al-Battani juga menjelaskan bagaimana terjadinya gerhana annular (gerhana cincin).

Hasil temuan al-Battani menjadi pelopor dunia astronomi. Hingga saat ini, para ahli terus-menerus melakukan penelitian terhadap benda-benda langit, mengamati bentuknya, pergerakannya, posisinya, dan sebagainya. Al-Battani juga memberikan gambaran tentang bagaimana sebenarnya rotasi dan revolusi benda-benda angkasa, termasuk bumi kita.

Kecerdasan al-Battani bukan semata-mata karena kecerdasannya itu, tetapi juga karena ia mempunyai semangat belajar yang tinggi. Terbukti, dia menghabiskan waktunya selama 42 tahun untuk melakukan penelitian-penelitian di bidang astronomi.

Submit your comment

Please enter your name

Your name is required

Please enter a valid email address

An email address is required

Please enter your message

Jawab Pertanyaan Ini :

Sufistik © 2017 All Rights Reserved

Perjalanan Ruhani Menuju Ilahi

Designed by wpshower

Powered by WordPress

Close
Please support the site
By clicking any of these buttons you help our site to get better